Oleh: adnanpurwanto | Oktober 18, 2008

Pak Muhammad Johar, bukti bahwa dunia selebar daun kelor

Hari Selasa malam, aku diajak Pak Rahman dan Pak Tarman utk menjemput Pak Johar, Kepala Sekolah Indonesia Cairo di bandara. Daripada bengong di Guest House KBRI, aku pun menerima ajakan mereka. Tidak perlu menunggu lama, begitu sampai di Bandara, pesawat yg ditumpangi pak Johar landing.

Pak Johar tampak sudah akrab dengan pak Rahman karena mereka beberapa kali bertemu. Akhirnya sembari menunggu bagasi pak Johar diambil oleh staf KBRI, kamipun mengobrol. Begitu pak Johar bicara, aku serasa mengenal logatnya. Akhirnya aku beranikan diri bertanya ke beliau ” Pak aslinya dari mana ?”. ” Purwokerto “, jawab beliau. “Purwokertonya mana pak ?” tanyaku lebih lanjut. Beliau menjawab, “Ledug”. Hatiku sangat terkejut, lho berarti kami sedesa dong. Akupun langsung menyampaikan ke beliau kalau rumahku juga di Ledug.

Beliau pun terkejut dan langsung mengucapkan “Allahu Akbar”. Kami yang satu desa dan cuma berjarak 300 meter rumahnya, dimana sebelumnya tidak mengenal sama sekali, bisa bertemu ribuan kilometer dari rumah di kota yang bernama Yangon.

Berarti sudah dua kali aku mengalami pengalaman dimana aku dipertemukan dengan seseorang di kota yang jaraknya ribuan kilometer, yang pertama Berlian dan yang kedua pak Johar. Hatiku kembali hangat malam ini. Allahu Akbar, Tuhan Maha Besar, dan dunia hanya selebar daun kelor.


Tanggapan

  1. Ini pak Johar yg Kepala SMP Muh Pwt bukan yah?

  2. Iya mas, bekas Kepsek SMP Muh Pwt

  3. Pak Muhammad Djohar itu memang wong yang sangat peduli karo sapa bae buktine aku wong luar jawa aja mau dabantu apa maning wong wis akrap pastilah dibvantu, hanya hati-hati mbo dimanfaatkan yah bos


Beri tanggapan

Your response:

Kategori