Hari Kamis, aku ditelpon Pak Didid, dia ngajak aku ke Pattaya, wuih tawaran yg tidak bisa ditolak sama sekali, aku udah lama penasaran dengan Pattaya. Langsung aja berkemas-kemas, karena mau nginep ya perlu persiapan agak panjang.
Perjalanan kesana ternyata cukup lama juga dari Bangkok, sekitar 4 jam perjalanan, hemm, tapi tidak terlalu terasa karena jalannya yg bagus dan nyaman serta tidak macet.

Hati rasanya girang begitu melihat papan nama Pattaya. Akhirnya aku sampai juga di surganya dunia, he..he.. terutama buat orang nakal, aku nggak termasuk, aku cuma mau survery aja, he..he..



Pemandangan Pattaya di siang hari, pantainya sich bagus, kaya Kuta, mungkin lebih bagus Kuta, ombaknya tenang




Yang paling aku tunggu di Pantai adalah Sunset, disini kita bisa merasakan kebesaran Allah. Indah sekali…
Tidak afdol rasanya cerita tentang Pattaya kalo tidak cerita tentang seronoknya Pattaya, aku diantar Pak Didid malemnya ngelayap ke Walking Street di Pattaya, dijalan yg mobil nggak boleh masuk ini, betul2 penuh maksiat, he…he.., sok alim nich. Orang2 minum ditemani gadis-gadis nakal. Menurutku sich nggak nakal, lha malah baik banget, aku lewat aja ditawarin utk mampir, ha..ha…ha..



Orang-orang tidak malu-malu memadu kasih







Mampir mas, murah kok, begitu kira-kira tawaran mereka, hua..ha..ha…, bener-bener menggoda iman




Tarian striptease, nggak digelar didalam aja, diluarpun tariannya sangat hot..hot…



Disini juga berkumpul seniman-seniman mulai dari pelukis sampai dengan patung manusia.
pak adnan. Goyangan stripteas-na dibanding Inul heboh mana.
~~~~
Oleh: Edipurwa on Oktober 21, 2008
at 4:12 am